HackData yang merupakan singkatan dari Hackathon + Datathon, adalah salah satu program Corporate Social Responsibility (CSR) Indosat Ooredoo di pilar Pendidikan sebagai upaya untuk mendorong anak muda Indonesia untuk menciptakan solusi inovatif berbasis data analytics dengan menggunakan data set dan API dari Indosat Ooredoo.
Sebagai salah satu perusahaan telekomunikasi digital di Indonesia, Indosat Ooredoo memiliki komitmen untuk mengembangkan ekosistem digital di Indonesia, salah satunya dengan mendorong anak muda Indonesia untuk menciptakan solusi inovatif berbasis data analytics dengan menggunakan data set dan API dari Indosat Ooredoo.
Indosat Ooredoo bekerjasama dengan pemerintah provinsi DKI Jakarta dan Bandung, menyediakan total 346 data set (122 data set DKI Jakarta, 214 data set Bandung dan 10 data set Indosat Ooredoo) serta 19 API Indosat Ooredoo yang dapat digunakan dalam pengembangan solusi inovatif ini.
Hackdata dapat diikuti oleh perorangan maupun tim. Namun satu orang hanya bisa mendaftar sebagai individu atau sebagai bagian dari tim.
Tidak ada batasan usia untuk mengikuti HackData.
Boleh. Dengan catatan hanya 1 proposal saja dari tim yang sama yang berhak lolos ke tahapan selanjutnya.
Ada 4 topik yang dapat dipilih yaitu mencakup bidang:
1. Pemerintahan Terbuka (Open Government).
2. Kesehatan (Health).
3. Kota Cerdas (Smart City).
4. Bisnis (Business).
Seleksi online adalah proses seleksi proposal lanjutan yang dilakukan melalui video conference. Dalam tahapan ini, 30 peserta yang lolos tahapan verifikasi diminta untuk melakukan presentasi proposalnya melalui video conference.
Pendaftaran dan pengumpulan proposal HackData adalah mulai 23 Oktober – 6 November 2019. (Maksimal Pukul 23:59 WIB)
Selama periode Registrasi & Pengumpulan Proposal (23 Oktober – 6 November 2019), peserta masih dapat melakukan perbaikan dengan mengirim ulang proposal ter-update. Jika judul proposal tidak berubah, maka proposal yang terbaru yang akan diverifikasi.
Tidak. Proposal dan prototype aplikasi tetap menjadi milik peserta. Apabila Indosat Ooredoo akan menggunakan prototype aplikasi, akan diatur dalam perjanjian terpisah.

1. Warga Negara Indonesia.
2. Peserta boleh perorangan maupun tim.